6 Cara Mencegah Hipotermia bagus untuk Para Pendaki dan Pejalan Jauh

Hipotermia adalah gangguan medis yang terjadi saat suhu tubuh turun secara drastis atau jauh di bawah suhu normal. Penderita penyakit ini memiliki tubuh yang tidak tahan dengan cuaca dingin sehingga menyebabkan sistem saraf dan organ lainnya ikut terganggu saat penyakitnya kambuh. Selain itu, saat penderita berada di atas pegunungan atau berada di tempat dingin lainnya, mereka akan merasakan mati rasa dan sulit untuk bergerak dan bernapas.

Bagi kalian yang menderita penyakit tersebut sebaiknya segera tangani agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Selain itu, sebaiknya jauhi juga hal-hal yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut. Beberapa penyabab munculnya penyakit hipotermia adalah sebagai berikut.

1. Mengenakan pakaian basah atau lembab dalam jangka waktu yang lama,

2. Tidak memakai pakaian yang tepat saat berada di pegunungan atau tempat dingin lainnya,

3. Terlalu lama berendam dalam air atau berenang di kolam dalam jangka waktu yang lama,

4. Tinggal di tempat yang sangat dingin dengan waktu yang lama, dan

5. Suka berlama-lama di dalam kamar mandi.

Itulah lima penyebab munculnya hipotermia yang perlu kalian hindari. Dan buat kalian para pecinta traveling atau bagi para pendaki yang ingin melakukan perjalanan atau pendakian, namun memiliki riwayat penyakit tersebut tentunya merasa takut dan cemas. Namun, kalian tidak perlu khawatir karena ada cara terbaik untuk mengatasi kambuhnya penyakit tersebut dan kalian bisa mendaki lagi. Berikut adalah beberapa cara mencegah hipotermia untuk kalian para pendaki atau travel.

1. Melakukan Olahraga Ringan

Bagi kalian yang menderita penyakit hipotermia saat sedang berada di tempat bersuhu rendah atau akan melakukan pendakian, maka sebaiknya cobalah untuk berolahraga ringan terlebih dahulu agar suhu badan naik dan tetap normal ketika berada di tempat dingin.

Begitupun saat kalian merasa mulai kedinginan, cobalah untuk segera bergerak atau berolahraga agar suhu badan tetap normal. Namun, ingat untuk tidak berolahraga terlalu berat dalam jangka waktu yang lama yang menyebabkan keringat keluar berlebih. Hal ini dapat membuat baju menjadi basah.

2. Memakan atau Meminum Makanan dan Minuman Hangat

Selain itu, bagi kalian yang akan melakukan pendakian atau traveling ke tempat dingin maka jangan lupa untuk menyiapkan makanan dan minuman hangat. Serta, makan dan minumlah terlebih dahulu agar kondisi tubuh fit dan siap.

Makanan dan minuman hangat yang masuk ke dalam tubuh akan membantu menjaga kehangatan dan suhu dalam tubuh kalian. Oleh sebab itu, hindari makanan dan minuman dingin saat hendak mendaki atau traveling.

3. Menggunakan Peralatan Lengkap saat Keluar Rumah

Bagi kalian yang ingin keluar rumah untuk mendaki gunung atau melakukan traveling ke tempat dingin, maka sebaiknya gunakan pakaian yang lengkap dan sesuai. Selain itu, bawalah peralatan lengkap para pendaki dan pejalan jauh untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi di perjalanan.

Apa sajakah peralatan lengkap yang dimaksud? Berikut adalah beberapa peralatan lengkap yang sangat perlu kalian bawa saat hendak mendaki gunung.

1. Memakai pakaian berlapis-lapis. Mulai dari lapisan pertama menggunakan baju berlengan panjang dan celana panjang. Lapisan kedua menggunakan pakaian yang mudah kering dan tahan angin. Kemudian, lapisan ketiga menggunakan sweater. Terakhir menggunakan jaket yang tahan akan air.

2. Membawa Sleeping Bag untuk melindungi kalian saat tidur. Ingat untuk membawa Sleeping Bag yang seukuran dengan tinggi badan kalian dan memiliki penutup kepala.

3. Membawa syal penutup leher karena leher juga sangat penting untuk dilindungi dari suhu dingin.

4. Membawa korek api untuk membuat api unggun atau untuk membuat air panas, serta sangat berguna untuk hal lainnya.

5. Menggunakan masker untuk menutupi mulut dan hidung agar suhu panas dalam tubuh tidak keluar dan suhu dingin dari luar tidak masuk ke dalam tubuh.

6. Membawa Emergency Blanket yang dapat digunakan untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.

7. Membawa matras untuk melindungi tubuh dari dinginnya tanah saat tidur.

4. Jangan Keluar di Malam Hari

Hal yang paling berbahaya dan sangat tidak dianjurkan adalah mendaki atau melakukan perjalanan di malam hari. Khususnya untuk penderita Hipotermia, hal ini akan sangat membahayakan karena suhu udara di malam hari sangatlah rendah dibanding siang hari.

Oleh sebab itu, bagi kalian yang menderita Hipotermia lakukanlah pendakian atau perjalanan jauh pada pagi dan siang hari. Hindari untuk keluar di malam hari.

5. Penuhi Kebutuhan Kalori

Untuk mengatasi penyakit hiportemia tidak kambuh saat mendaki maka bawalah makanan yang mengandung kalori tinggi seperti kacang-kacangan, permen, cokelat, roti putih, keripik kentang, dan makanan berkalori lainnya. Serta, jangan biarkan perut kosong saat melakukan perjalanan jauh.

Selain itu, kalian juga bisa mengonsumsi makanan berkalori tinggi dua hari sebelum melakukan perjalanan atau pendakian agar kondisi tubuh benar-benar fit.

6. Hindari Bersentuhan Langsung dengan Air

Hal terakhir yang perlu dijaga adalah bersentuhan langsung dengan air bersuhu rendah atau air dingin. Air di pegunungan sangatlah dingin sehingga akan berpengaruh jika kalian menyentuh atau mencuci kaki menggunakan air tersebut.

Oleh sebab itu, sebaiknya bawalah pemanas air dan mandilah menggunakan air yang hangat. Dan ingat agar tidak mandi dalam jangka waktu yang lama walaupun menggunakan air panas sekalipun.

Itulah enam cara mengatasi Hipotermia untuk para pendaki dan pejalan jauh. Ingatlah bahwa kesehatan lebih penting dibanding hobi. Jagalah kesehatan dengan baik yah… Semoga bermanfaat…

Advertisement

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *